Pages

Minggu, 30 Oktober 2022

Inner Strength Biskuat Academy 2022 Untuk Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Setiap orang tua pastinya menginginkan anaknya dapat berkembang yang baik dimasa depannya. Dengan perkembangan yang baik tersebut tentunya membawa harapan besar yaitu membuat kehidupan sang anak menjadi lebih bak. Adanya alasan tersebut membuat banyak sekali orang tua yang memaksakan anaknya untuk dapat melakukan banyak hal. Salah satu contoh dari banyak hal tersebut yaitu dalam sisi akademik. Dimana banyak sekali orang tua yang memaksa anaknya untuk dapat menguasai sebeuah ilmu pengetahuan pada akademik.

Bahkan saking memaksanya pihak orang tua ketika sang anak tidak bisa salah satu pelajaran maka orang tua akan memberikan sebuah les dengan mendatangkan sang guru. Memang jika dilihat dari kacamata umum pastinya hal yang dilakukan oleh orang tua memiliki tujuan yang baik. Tetapi bagaimana jika sang anak memang tidak tertarik dengan pelajaran tersebut tetapi memiliki ketertarikan dan nilai yang bagus. Dimana ambil sebuah contoh saja, jika sang anak memiliki keunggulan dalam pelajaran menggambar (seni) tetapi kurang baik pada pelajaran matematika. Maka mengapa banyak orang tua yang memberikan les atau pelajaran akan pelajaran matematika dibandingkan pelajaran menggambar (seni).

Dengan diberikan les atau pelajaran tambahan kepada sang anak pastinya akan memberikan dampak yang kurang baik. Dampak kurang baik tersebut seperti membenci diri sendiri sampai membuat kesuksesan yang seharusnya dekat menjadi kian jauh. Maka untuk tetap sang anak dapat meraih kesuksesannya maka dibutuhkan kekuatan baik dari dalam (inner strength). Tentunya sang anak tidak dapat mengeluarkan inner strength secara mandiri maka dibutuhkan pihak orang tua yang membimbingnya. Salah satu contoh bentuk dari inner strength pada anak berani, percaya diri, tangguh, dan masih banyak lagi.

Kita sebagai orang tua bisa bayangkan seberapa hebat sang anak jika memiliki inner strength yang dikombinasikan dengan skill yang dipunya. Secara contoh jika sang anak memiliki skill sebagai pemain sepak bola yang dikombinasikan dengan inner strength yang dimiliki. Maka sang anak pastinya dapat menjadi generasai muda yang sangat kuat karakternya serta mampu menorehkan prestasi yang membanggakan bagi dirinya maupun orang tua.

Ya, olahraga sepak bola merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh oleh orang tua untuk dapat mengeluarkan inner strength dalam diri sang anak. Berani, dimana sang anak harus memiliki keberanian dalam mengambil keputusan baik itu ketika mau mengoper kepada teman maupun membawa bola ke daerah lawan. Tangguh, ketika sang anak harus melewati beberapa lawan yang mau merebut bola yang sedang dibawa.

Tetapi perlu digaris bawahi bahwa olahraga sepak bola tidak hanya memiliki tujuan untuk memenangkan dengan memasukan bola ke gawang lawan saja tetapi didalamnya terdapat beberapa tujuan lain. Dimana salah satu tujuan lainnya yaitu melatih setiap pemain dalam hal ini inner strength yang terpendam dalam diri. Untuk itu maka dalam melaksanakan olahraga sepak bola tidak bisa sembarangan diperlukan sebuah sekolah sepak bola yang dapat mengeluarkan sisi inner strength seperti dalam Sekolah Bola Online BISKUAT ACADEMY 2022.

Disini khususnya pihak Biskuat sangat percaya bahwa setiap orang khususnya anak-anak memiliki inner strength yang dapat berpengaruh kepada perkembangan masa depannya. Maka dari itu orang tua harus dapat mendukung pengeluaran potensi inner strength pada diri sang anak. Oleh karena itu disini pihak Biskuat mengajak kepada seluruh para orang di Indonesia untuk dapat menciptakan sebuah #GenerasiTiger yang mana generasi yang tersebut memiliki karakter tangguh, baik hati, pemberani, dan percaya diri. Dimana salah satu cara yang dilakukan oleh Biskuat yaitu dengan Biskuat Academy yang lebih tepatnya yaitu Sekolah Bola Online BISKUAT ACADEMY 2022.

Bisa dikatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan serangkaian acara tahunan yang dilakukan oleh pihak Biskuat. Tujuan dari kegiatan tersebut untuk memberikan pembelajaran olahraga kepada anak-anak Indonesia sehingga anak-anak tersebut dapat mengembangkan tidak hanya kekuatan fisik tetapi kekuatan inner strength. Adanya kedua hal tersebut yang telah dikeluarkan dalam diri sang anak diakhirnya dapat menciptakan sumber daya manusia atau menciptakan #GenerasiTiger Indonesia yang dapat membawa perubahan besar pada masyarakat.

Maka dari itu tidak ada salahnya disini pihak orang tua untuk memasukan anak-anaknya kedalam BISKUAT ACADEMY lebih spesifik lagi ke Sekolah Bola Online BISKUATACADEMY 2022 sebagai wadah serta kesempatan yang bagus untuk mengeluarkan potensi skill mengenai olahraga sepak bola dan inner strength yang terpendam dalam diri sang anak.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Sabtu, 29 Oktober 2022

Menciptakan Pemerataan Infrastuktur Di Indonesia Dengan Semen Berkualitas

Dibeberapa tahun kebelakang bisa dikatakan bahwa pembangunan di Indonesia masih terpusat pada Pulau Jawa. Hal tersebut dapat terlihat dari sisi penerimaan negara yang masih didominasi berasal dari Pulau Jawa. Setidaknya kurang lebih mencapai 80% penerimaan pajak di Indonesia berasal dari Pulau Jawa. Penyataan mengenai dominasi penerimaan pajak dari Pulau Jawa selaras dengan pemaparan yang dikeluarkan oleh pihak Menteri Keuangan yang dijabat oleh Sri Mulyani. Berikut ini adalah pemaparan dari Menteri Keuangan yaitu:

"Kalau dilihat ketimpangan di Indonesia, Indonesia it's not only Jakarta atau Jawa. Walaupun kalau dilihat dari sisi PDB atau kontribusi terhadap tax, like it or not, Jawa mendominasi ekonomi Indonesia. 80% penerimaan negara dari pajak berasal dari Jawa sendiri," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam paparannya di CIMB Niaga Economic Forum di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Melihat kondisi tersebut dapat dikatakan bahwa pihak pemerintah Indonesia belum dapat mengaplikasikan sebuah nilai dari Pancasila khususnya sila kelima. Dimana bunyi dari sila kelima pada Pancasila yaitu “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Ada banyak sekali arti dari sila kelima tersebut. Tetapi secara sederhana salah satu contoh arti dari sila kelima yaitu pemerataan. Arti dari pemerataan tersebut yaitu ketika masyarakat yang di Pulau Jawa merasakan pembangunan infrastuktur yang terdiri dari jalan, rumah sakit, dan lain-lain maka masyarakat yang berada di luar Pulau Jawa seperti yang tinggal di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) juga harus dapat merasakan pembangunan infrastuktur tersebut.

Nyatanya masyarakat yang berada diluar Pulau Jawa seperti di daerah 3T masih belum dapat merasakan dari pembangunan infrastuktur. Kondisi tersebut membuat pihak Pemerintah Indonesia masih belum dapat mengaplikasikan atas sila kelima pada Pancasila. Tentunya disini pihak Pemerintah Indonesia tidak mau dicap tidak bisa mengaplikasikan atas sila kelima tersebut. Maka dari itu pihak Pemerintah Indonesia dari tahun ke tahun mulai berubah dengan melakukan pembangunan infrastuktur secara merata dari Sabang sampai Merauke.

Pihak pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastuktur secara merata. Bahkan pihak Direktur Jenderal Pembiayaan yang dijabat oleh Herry Trisaputra Zuna memaparkan bahwa di tahun 2022 terdapat 14 proyek yang dalam tahap penyiapan KPBU dan 16 proyek dalam tahap transaksi. Sehingga secara total terdapat 30 proyek KPBU dengan nilai investasi dengan angka kurang lebih sebesar Rp332,59 triliun. Beberapa proyek-proyek besar dibawah kepemimpinan Bapak Jokowi pada pemerintah Indonesia sudah bisa menyelesaikan seperti proyek MRT Jakarta, Tol Lampung-Palembang, dan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Jika melihat secara langsung material pembentuk infrastuktur yang digunakan oleh masyarakat didominasi oleh material beton. Penggunaan material beton dipilih karena memiliki kekuatan yang dibutuhkan dalam menopang beban pada infrastuktur ketiga digunakan. Berdasarkan SK SNI T-1990-03 memaparkan bahwa beton yaitu campuran antara semen, air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan campuran yang membentuk massa padat.

Dari pengertian tersebut maka semen merupakan komponen yang sangat penting dalam pembentukan beton. Fungsi semen yaitu untuk dapat mengikat butiran agregat hingga dapat membentuk sebuah material yang memiliki massa padat dan mengisi rongga-rongga udara di antara butiran agregat. Semen pada beton memiliki komposisi hanya sekitar 10%, walaupun memiliki komposisi yang hanya 10% tersebut tetapi memiliki peran yang sangat penting untuk mengikat berbagai macam komponen didalam beton. Maka dari itu untuk dapat membentuk beton yang berkualtias dibutuhkan pemilihan komponen semen yang baik. 

Berikut ini cara untuk memperoleh semen terbaik yang ada dipasaran untuk digunakan dalam membentuk beton berkualitas pada infrastuktur yang akan dibangun yaitu:

1. Usia semen harus tidak kadaluarsa.

Harus diperhatikan disini tidak hanya makanan dan minuman yang memiliki kadaluarsa saja tetapi produk semen memiliki waktu kadaluarsa. Semakin sebentar waktu disimpan setelah diproduksi semakin bagus kualitas semen tersebut. Alasan tersebut karena dengan waktu simpan yang sebentar maka zat-zat yang ada disekitar lingkungan tersebut tidak akan mengontaminasi pada semen. Jika sudah terkontaminasi produk semen dengan zat dilingkungan sekitar pastinya akan menurunkan kualitas dari produk semen. Maka dari itu alangkah baiknya jika ingin membeli produk semen langsung dari produsen setelah dikemas atau memiliki waktu kadaluarsa yang tidak terlewat. Cara mengetahui waktu kadaluarasa dari produk semen ada dua cara. Pertama adalah bertanya langsung ke penjualnya akan waktu kadaluarsa. Sedangkan cara kedua adalah melihat kemasan dari produk semen yang biasanya menamaparkan waktu kadaluarsa dan waktu diproduksi atas semen tersebut.

2. Tekstur dan warna

Dilihat dari tekstur produk semen yang memiliki kualitas bagus masih berbentuk debu yang halus. Bahkan ketika disentuh permukaannya masih lembut dan bisa langsung terurai. Sehingga ketika ditemukan produk semen dipasaran yang sudah mulai memiliki tekstur seperti kerikil dan menggumpal, maka dapat dikatakan bahwa tekstur pada semen menandakan bahwa semen sudah mengalami perubahan kualitas dari yang baik menjadi kurang baik. Ketika produk semen sudah mengalami perubahan kualitas pastinya akan berdampak pula pada beton yang akan dihasilkan. Untuk dapat menghasilkan beton yang berkualitas baik dibutuhkan semen yang dari sisi tekstur masih berbentuk debu yang hasul, lembut, dan dapat terurai.

Sedangkan dari sisi warna produk semen yang masih berkualitas baik memiliki warna abu-abu kehijauan. Tetapi terkadang kita sebagai orang yang mau membeli produk semen menemukan warna semen yang tidak abu-abu kehijauan tetapi mulai berwarna gelap (cenderung hitam) atau terlalu terang (cenderung putih). Tentunya kedua warna tersebtu patut untuk tidak dipilih karena perubahan warna yang terjadi pada semen salah satu disebabkan adanya zat aditif yang digunakan terlalu banyak pada produk semen. Adanya kelebihan zat aditif tersebut membuat terjadi perubahan warna yang dari abu-abu kehijauan menjadi warna gelap atau terang. Maka masyarakat yang mau membeli produk semen yang dilihat dari sisi warna maka yang dipilih memiliki warna abu-abu kehijauan.

3. Memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI)

Bisa dikatakan bahwa point ketiga ini merupakan point yang terpenting dibandingkan dua point yang telah dipaparkan. Dimana produk yang mau dibeli oleh masyarakat harus memiliki logo SNI. Dengan memiliki logi SNI pada kemasan menandakan bahwa produk telah lolos beberapa uji. Dimana uji yang dilalui pastinya ada banyak sekali tetapi memiliki tujuan untuk mengukur kualitas, keamanan, sampai spesifikasi agar produk semen tersebtu layak untuk dipasarkan di wilayah seluruh Indonesia. Cara melihat sebuah produk semen sudah memiliki logo SNI dengan melihat kemasannya. Pada kemasan tersebut dapat terlihat sebuah logo SNI dengan adanya logo SNI pada kemasan menandakan bahwa produk semen tersebut lolos dan layak untuk digunakan sebagai bahan komponen pembentukan beton.

Pada dasarnya ada banyak cara-cara yang harus diperhatikan dalam memilih semen terbaik yang ada dipasaran namun salah satu contoh caranya telah dipaparkan diatas. Tetapi pada kenyataanya dimasyarakat ada banyak sekali produk semen yang bertebaran. Perusahaan penyedia produk semen yang dapat dipilih masyarakat yang ada di Indonesia yaitu PT Semen Tonasa. Maka dari itu kini timbul sebuah pertanyaan yaitu:

Apa itu PT Semen Tonasa???

Berdasarkan sejarahnya PT Semen Tonasa diresmikan di tahun 1968 oleh menteri peindustrian yang dijabat oleh Jenderal M. Yusuf. Pada saat itu pemerintah memiliki komitmen yang sangat kuat untuk dapat meningkatkan kehidupan orang banyak. Sehingga pada saat itu didirikanlah PT Semen Tonasa yang letaknya di Desa Biring Era. Dimana di Desa Biring Era tersebut walaupun memiliki ukuran kecil tetapi di desa tersebut kaya akan kandungan bahan baku untuk pembuatan semen.

Bisa dikatakan bahwa PT Semen Tonasa merupakan sebuah produsen semen yang besar berada di Kawasan Timur Indonesia. Dimana lahan yang ditempati oleh PT Semen Tonasa seluas 1.571 hektar yang berada di Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Desa Biring Ere jika hitung berdasarkan lokasi kota Makassar desa tersebut memiliki jarak 68 kilometer. Pabrik yang dimiliki oleh PT Semen Tonasa sebanyak empat yaitu Pabrik Tonasa II, III, IV, dan V. Adanya keempat unit pabrik tersebut mapa PT Semen Tonasa dapat menggunakan proses kering dengan kapasitas masing-masing 590.000 ton semen per tahun untuk Unit II dan III, 2.300.000 ton semen per tahun untuk unit IV serta 2.500.000 ton semen untuk unit V yang dapat mendukung kebutuhan semen secara nasional. Bahkan dengan bahan baku yang masih berlimpah maka PT Semen Tonasa dapat terus menghasilkan semen yang berkualitas untuk memberikan konstribusi kepada pemerintah dalam membangun infrastuktur di wilayah Indonesia sampai beberapa kedepannya.

PT Semen Tonasa memilih Sulawesi Selatan sebagai lokasi pabriknya. Pemilihan lokasi tersebut tentunya bisa dikatakan sebagai lokasi yang sangat strategis. Alasan strategis karena adanya lokasi pabrik ditempat tersebut dapat mengisi kebutuhan semen untuk kawasan daerah Indonesia Bagian Timur. Apalagi untuk mendukung pasar di kawasan ditopang oleh sembilan unit pengantongan semen yang melengkapi sarana distribusi penjualan untuk meningkatkan penjualan PT Semen Tonasa. Untuk unit pengantongan perseroan terdapat di Palu (Sulawesi Tengah), Mamuju (Sulawesi Barat), Kendari (Sulawesi Tenggara), Oba (Maluku Utara), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan Sorong (Papua Barat) dengan kapasitas masing-masing 300.000 ton per tahun. Sedangkan untuk Unit Pengantongan Makassar (Sulawesi Selatan), Bitung (Sulawesi Utara), Ambon (Maluku), dan Samarinda (Kalimantan Timur), memiliki kapasitas masing-masing 600.000 ton per tahun.

PT Semen Tonasa juga memiliki produk semen yang dapat dipilih oleh masyarakat. Produk semen pertama pada PT Semen Tonasa yaitu Semen Portland Komposit. Semen Portland Komposit merupakan sebuah semen dengan bahan peningkat hidrolis dari hasil penggilingan bersama terak semen Portland dan gipsum yang dikombinasikan dengan satu atau lebih bahan atau lebih yang hasil dari hasil pencampuran bubuk semen Portland dengan bubuk bahan anorganik lain. Produk semen yang kedua yang dihasilkan oleh PT Semen Tonasa yaitu Semen Portland Pozzolan. Semen Portland Pozzolan merupakan jenis semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara antara semen Portland dan pozzolan halus. Semen tersebut diproduksi dengan cara menggiling klinker semen Portland dan pozzolan secara bersama-sama. Dimana untuk sement ersebut memiliki kadar pozzoland sekitar 15-40% dari massa Semen Portland Pozzolan.

Semen ketiga yang diproduksi oleh PT Semen Tonasa berjenis Semen Portland Tipe I. Semen Portland Tipe I merupakan jenis semen yang hidrolis. Selain itu Semen Portland Tipe I dibuat juga dengan cara menggilingkan terak dan gipsum. Tentunya Semen Portland Tipe I yang diproduksi oleh PT Semen Tonasa juga telah memenuhi persyaratan dari peraturan baik itu SNI 2049-2015 Jenis I dan ASTM C150-2004 Tipe I. Dengan sudah memenuhi persyaratan peraturan tersebut maka jenis Semen Portland Tipe I yang diproduksi oleh PT Semen Tonasa dapat digunakan oleh masyarakat dalam membangun bangunan umum dengan kekuatan tekanan yang tinggi tetapi tidak memerlukan sebuah persyaratan khusus. Dimana contoh dari bangunan infrastuktur tersebut seperti bangunan bertingkat tinggi, perumahan, jembatan dan jalan raya, landasan bandar udara, dan masih banyak lagi. Setelah mengetahui akan secara permukaan mengetahui akan PT Semen Tonasa pastinya para pembaca memiliki sebuah pertanyaan yang ada didalam pikiran setelah membaca beberapa hal yang ada diatas. Berikut ini adalah pertanyaan tersebut yaitu:

Mengapa para perencana yang membangun infrastuktur berbahan dasar beton harus menggunakan semen yang diproduksi PT Semen Tonasa???

Pastinya jika pertanyaan diatas diberikan kepada setiap orang maka jawaban yang akan diberikan sangatlah beragam. Hasil dari beberapa jawaban yang diberikan tersebut pastinya ada sebuah benang merah yang saling berhubungan. Maka dari itu berikut ini adalah tiga point benang merah dari beberapa jawaban yang akan diberikan serta pemaparan yaitu:

1. Standar Nasional dan Internasional

Produk-produk semen yang dihasilkan PT Semen Tonasa nyatanya sudah memiliki standar baik itu secara nasional maupun internasional. Bukti untuk secara nasional dapat terlihat dari penghargaan yang didapatkan oleh PT Semen Tonasa. Dimana penghargaan tersebut yaitu SNI Award 2016. Penghargaan akan SNI Award merupakan sebuah penghargaan tertinggi dari pihak pemerintah kepada pihak organisasi atau perusahaan yang sudah dinilai baik serta konsisten dalam menerapkan SNI. Adanya penghargaan tersebut menandakan bahwa produk semen yang dihasilkan oleh PT Semen Tonasa sudah dilengkapi oleh SNI yang menyatakan bahwa keamanan dan standar sudah pasti diterapkan pada produk tersebut. Sehingga produk-produk tersebut sudah dapat terjamin akan kualitas ketika masyarakat menggunakannya.

Dikarenakan pasar dari produk semen oleh PT Semen Tonasa tidak hanya ingin menjangkau wilayah Indonesia saja tetapi kemungkinan akan juga mulai merambah ke pasar internasional. Maka dari itu disini secara perlahan-lahan dan pasti maka PT Semen Tonasa juga menerapkan standar internasional. Salah satu contoh bukti penerapan PT Semen Tonasa mulai menerapkan standar internasional seperti penerapan Sistem Manajemen Laboraturium (ISO/ IEC 17025;2005), OHSAS 18001:2007 (Occupational Health & Safety Assessment Series), dan masih banyak lagi. Penerapan standar internasional tersebut harapannya dapat penerapan standar nasional dan internasional dapat meyakinkan masyarakat baik itu secara nasional maupun internasional bahwa kualtias produk semen yang dihasilkan oleh PT Semen Tonasa sudah berkualitas baik dilihat sampai diuji oleh standar nasional dan internasional. Sehingga kualitas dari beton yang dihasilkan dengan menggunakan semen produk PT Semen Tonasa pastinya sudah berkualitas baik secara nasional maupun internasional saat diterapkan pada infrastuktur yang sedang dibangun.

2. Banyaknya Penghargaan

Bisa diartikan bahwa semakin banyaknya penghargaan yang dimiliki oleh sebuah produk menandakan bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Berbicara mengenai penghargaan yang dimiliki oleh produk semen yang dihasilkan oleh PT Semen Tonasa ada banyak sekali. Salah satu contoh penghargaan yang dimiliki seperti penghargaan TKMPN Kategori PLATINUM Tim QIC RHINO, -penghargaan TKMPN Kategori PLATINUM Tim QCP DR. CEMENT, dan masih banyak lain. Kita sebagai masyarakat sangat mengetahui bahwa untuk mendapaktan sebuah penghargaan tidaklah mudah apalagi berfikiran seperti membalikan telapak tangan. Untuk mendapatkan penghargaan dibutuhkan dedikasi yang sangat tinggi dibarengi dengan konsisten dalam melakukan sebuah hal. Dalam hal ini pihak PT Semen Tonasa memiliki dedikasi yang tinggi serta konsisten dalam menghasilkan sebuah produk semen yang berkualtias sehingga dapat menghasilkan beton yang berkualitas pada infrastuktur.

Ternyata berbicara penghargaan yang didapatkan oleh PT Semen Tonasa tidak hanya berkaitan akan produk semen saja tetapi juga ada penghargaan lain. Dimana salah satu penghargaan tersebut berkaitan dengan Proper Hijau. Lebih tepatnya penghargaan yang didapatkan oleh PT Semen Tonasa yaitu Penghargaan Proper Hijau dari Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan pada tahun 2019. Proper hijau memiliki arti secara sederhana yaitu perusahaan yang telah menerapkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik terutama dari sisi Keanekaragaman Hayati, Sistem Manajemen Lingkungan sampai 3R Limbah Padat. Sehingga pihak PT Semen Tonasa tidak hanya berfokus menghasilkan produk semen yang berkualitas tetapi juga turut membantu menjadi agen perubahan yang menyelamatkan lingkungan dengan sudah dibuktikan dengan adanya Penghargaan Proper Hijau dari Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan pada tahun 2019.

3. Testimoni

Sebuah testimoni bisa dikatakan sebuah kunci pada sebuah produk. Dimana arti dari kunci tersebut yaitu diterima atau tidaknya sebuah produk pada masyarakat. Semakin baiknya testimoni akan sebuah produk maka menandakan peluang yang lebih besar produk tersebut diterima oleh masyarakat. Saking saktinya sebuah testimoni dibeberapa kasus yang beredar hanya dengan testimoni yang kurang baik diberikan oleh masyarakat dapat membuat masyarakat tidak mau menggunakan produk tersebut lagi. Alasan bisa terjadi hal tersebut oleh testimoni karena testimoni yang diberikan oleh masyarakat pastinya jujur tanpa adanya hal-hal yang berlebihan didalamnya. Sehingga ketika produk yang digunakan tersebut kurang baik maka testimoni akan bersifat kurang baik tetapi sebaliknya ketika produk tersebut baik maka terstimoni akan bersifat baik. Berbicara terstimoni akan produk semen yang diproduksi oleh PT Semen Tonasa ada banyak sekali. Tetapi berikut ini adalah salah satu contoh terstimoni yang diberikan oleh masyarakat sehingga para pembaca dapat menilai sendiri akan kualitas dari produk semen yang dihasilkan oleh PT Semen Tonasa.

Setelah mengetahui akan pertanyaan yang telah dipaparkan pastinya para pembaca sekalian akan timbul pertanyaan lain. Dimana pertanyaan lain yang akan muncul yaitu:

Bagaimana cara konstribusi PT Semen Tonasa dalam menciptakan Pemerataan Infrastuktur Di seluruh wilayah Indonesia???

Ada beberapa kegiatan nyata yang dilakukan oleh pihak PT Semen Tonasa untuk dapat menjadi bagian dari pihak yang menciptakan pemerataan infrastuktur diseluruh wilayah Indonesia. Berikut ini langkah nyata akan konstribusi dari PT Semen Tonasa dalam menjadi bagian dalam menciptakan pemerataan infastuktur di seluruh wilayah Indonesia yaitu:

1. Pendirian Pabrik Di Wilayah Timur

Dengan pendirian pabrik di wilayah Timur Indonesia membuat harga produk semen menjadi murah. Alasan murahnya karena jika produk semen didatangkan dari Pulau Jawa pastinya akan ada biaya mobilitas sehingga menaikan harga semen ketika mau dibeli. Semakin dekat pabrik semen dengan sebuah wilayah maka pastinya harganya akan menjadi menurun. Alasan dapat menurunnya harga semen karena mobilitas menjadi singkat serta tidak ada campur tangan pihak ketiga. Apalagi pada produk semen yang dihasilkan PT Semen Tonasa didukung oleh sarana disribusi penjualan yang berjumlah sembilan unit pengantongan semen yang dapat membantu disribusi semakin baik.

Belum lagi kapasitas terpasang 5.980.000 ton semen per tahun ini yang ditopang oleh empat unit pabrik yaitu Pabrik Tonasa II, III, IV dan V. Sehingga dengan hal tersebut kebutuhan produk semen yang banyak pada kawasan Timur Indonesia dapat terpenuhi. Akibat sudah dapat terpenuhinya maka secara tidak langsung juga mendukung akan terjadi percepatan pembangunan infrastuktur melaui penyediaan semen yang banyak untuk menutupi kebutuhan semen.

2. Melakukan Inovasi

Walaupun pada dasarnya PT Semen Tonasa bergerak didalam produksi dan penjualan akan produk semen tetapi pada kenyataannya tidak hanya itu saja. Pihak PT Semen Tonasa juga melakukan beberapa hal salah satunya akan inovasi. Salah satu inovasi dilakukan oleh 2 tim inovator yang menjuarai KMST 2020 yaitu resmi mendapatkan sertifikat paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Pada paten pertama mengenai Pelindung Probe Gas Analizer Saluran Masuk Kiln yang merupakan inovasi dari Tim QCC Mistis 2. Dari hasil paten pertama tersebut mendapatkan sebuah predikat Platinum pada event Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIII 2019 di Solo. Selain itu juga mendapatkan hal lainnya seperti 3 Star yang merupakan predikat tertinggi dalam Asia Pasific Quality Organization (AQPO) International Conference ke-26 di Perth, Australia di tahun 2021.

Sedangkan pada paten kedua mengenai Komposisi Laterite sebagai Bahan Baku untuk Menurunkan Alumina Rasio (AM) pada Produksi Raw Meal di Industri Semen. Paten kedua yang membahas hal tersebut dilakukan oleh inovasi yang dilakukan oleh tim QCP Mico. Dimana dari hasil inovasi paten kedua tersebut sampai mendapatkan predikat Platinum pada event Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIII 2019 di Solo. Serta mendapatkan 3 Star (Predikat tertinggi) pada International Convention on Quality Control Circles (ICQCC) ke-45 2020 di Dhaka, Bangladesh.

Adanya inovasi tersebut harapannya dapat membantu pihak pemerintah atau pihak yang bekerja dalam pembangunan agar dapat menghasilkan beton yang berkualitas baik tetapi dengan lebih efektif dari inovasi yang ditemukan oleh sumber daya manusia dari PT Semen Tonasa.

3. Melakukan Penanaman Kembali Pepohonan

Pihak PT Semen Tonasa mengetahui bahwa ketika terjadi pembangunan infrastuktur selalu saja diiukuti oleh terjadi perusakan lingkungan. Walaupun sudah dilakukan penekanan dari kerusakan lingkungan dengan adanya Analisah Dampak Lingkungan (AMDAL). Tetapi pada kenyataanya kerusakan lingkungan dari kegiatan pembangunan infrastuktur tidak bisa dihindari. Maka dari itu untuk dapat menekan terjadi kerusakan lingkungan seperti yang dilakukan oleh pihak PT Semen Tonasa.

PT Semen Tonasa yang bekerja sama dengan pihak Kabupaten Pangkep, Forkopimda, dan masyarakat sekitar melakukan kegiatan penanaman Mangrove dan bersih-bersih pantai dari sampah plastik di Pulau Laiya, Pulau Polewali dan Pulau Karangrang, Minggu 2 Oktober 2022. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman Mangrove dengan total 150 ribu Mangrove. Serta dilakukan bersih-bersih lingkungan sekitar. Harapannya dengan adanya kegiatan tersebut kerusakan lingkungan yang sudah terjadi dimasyarakat dapat dilakukan perbaikan lingkungan. Selain itu juga pihak PT Semen Tonasa melakukan penyerahan bantuan terhadap pemeliharaan Mangrove. Sehingga tanaman-tanaman Mangrove yang ditanaman tidak langsung mati karena tidak diurus tetapi dengan adanya bantuan tersebut harapannya tanaman-tanaman Mangrove tersebut dapat mengembalikan ekosisitem lingkungan menjadi lebih baik lagi. pihak PT Semen Tonasa juga melakukan bantuan akan semen terhadap pembangunan tiga mesjid yang ada di ketiga pulau tersebut. Pihak PT Semen Tonasa juga melakukan pemasangan rambu-rambu kebencanaan oleh Tim Reaksi Cepat Semen Tonasa.

Harapannya dengan adanya beberapa yang telah dipaparkan mengenai PT Semen Tonasa dapat membantu pihak pemerintah untuk dapat membuat pemerataan pembangunan infrastuktur di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga ketika sudah terjadi pemerataan infrasuktur di seluruh wilayah Indonesia masyarakat dapat merasakan pengaplikasikan sila kelima. Hasil dari pemerataan infrastuktur juga pastinya akan berdampak positif bagi masyarakat karena dapat membuat terkoneksinya antar wilayah yang membuat ekonomi dapat berjalan dengan baik.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3406217/ini-pr-pemerintah-agar-pembangunan-tak-lagi-terpusat-di-jawa
  2. https://bpip.go.id/berita/1035/578/arti-pancasila-sebagai-paradigma-pembangunan.html
  3. https://pu.go.id/berita/kementerian-pupr-siapkan-30-proyek-kpbu-senilai-rp33259-triliun-di-tahun-2022
  4. https://www.liputan6.com/news/read/4143202/3-megaproyek-infrastruktur-jokowi-yang-berhasil-selesai
  5. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/12410/05.%203%20bab%203.pdf?sequence=6&isAllowed=y#:~:text=Fungsi%20utama%20semen%20adalah%20mengikat,penting%20(Mulyono%2C%202004)
  6. https://repository.uir.ac.id/2151/14/H.BAB%20III%20LANDASAN%20TEORI.pdfhttps://www.kompas.com/homey/read/2021/10/11/165600176/simak-panduan-dan-tips-memilih-semen-berkualitas?page=all
  7. https://www.youtube.com/watch?v=5vUvZPoFhe4
  8. https://bsn.go.id/main/berita/detail/8823/semen-tonasa-yang-terus-konsisten-menerapkan-sni
  9. https://www.sementonasa.co.id/pt-semen-tonasa-patenkan-2-inovasi-karyawan%ef%bf%bc/
  10. https://www.sementonasa.co.id/peduli-ekosistem-laut-pt-semen-tonasa-menanam-total-150-ribu-mangrove-dan-bersih-bersih-pulau-dari-sampah-plastik/
  11. https://www.youtube.com/watch?v=b5CyAhnYJmQ
  12. https://www.sementonasa.co.id/

Selasa, 18 Oktober 2022

Mengenal Penyakit Kusta Serta Bangkit Dari Keterpurukan

Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini masih menghantui masyarakat di Indonesia. Belum lagi penyakit kusta dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal latar belakang, sosial, agama, maupun usia seseorang. Buktinya berdasarkan data yang dikumpulkan oleh pihak Kementerian Kesehatan per tanggal 24 Januari 2022 sudah mencatat bahwa kasus kusta yang sudah terdaftar sebanyak 13.487 kasus dengan penemuan kasus baru sebanyak 7.146 kasus.

Pada sebuah kesempatan yang sama oleh Wamenkes Dante pada sambutannya memaparkan bahwa sampai saat ini masih ada 6 Provinsi yang belum mencapai eliminasi kusta di Indonesia. Dimana 6 provinsi tersebut yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Ia juga memaparkan bahwa prevalensi kusta di 6 provinsi tersebut masih lebih dari 1 per 10.000 penduduk. Dengan hal tersebut dapat diartikan bahwa setiap 10.000 penduduk pada daerah tersebut terdapat 1 orang yang menderita penyakit kusta.

“Deteksi sedini mungkin adalah hal penting agar perlu segera diobati. Akibat kusta bisa timbul permasalahan ekonomi, stigmatisasi pada penderita kusta beserta keluarganya,” kata Wamenkes Dante.

Pengalaman Langsung Dari Penderita Kusta Pada Masyarakat

Terkadang harus diakui bahwa ketika seseorang menderita penyakit kusta terkadang didominasi oleh cerita kurang menyenangkan. Salah satu contohnya dialami oleh penderita kusta yang tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan. Dimana seseorang penderita tersebut memiliki nama Dg Ca’di dengan umur 73 tahun. Diawal-awal Dg Ca’di pastinya tidak mengetahui akan penyakit yang dideritanya termasuk ke dalam penyakit kusta. Ia baru mengetahui penyakit yang diderita tersebut kedalam penyakit kusta melalui orang-orang yang melihat kondisinya secara langsung.

Berdasarkan cerita dari Dg Ca’di memaparkan bahwa ia menderita penyakit kusta dari tahun 1985. Pada tahun tersebut Dg Ca’di memaparkan berada di Papua. Saat itu entah bagaimana tulang-tulang yang dirasakan agak linu dan badan mulai mengalami bengkak-bengkak. Ketika sudah terjadi penyakit tersebut Dg Ca’di memilih untuk tinggal di daerah tempat kelahirannya yang berada di daerah Tamalanrea. Tetapi nyatanya ketika tinggal didaerah tersebut ia mendapatkan perlakuan yang kurang baik. Sehingga di tahun 2017 Dg Ca’di memilih untuk pindah ke Kompleks Penderita Kusta Jongya. Dengan perpindahan tersebut membuat Dg Ca’di merasa lebih nyaman dan mendapatkan ketenteraman karena dapat hidup bersama dengan para penderita kusta lainnya.

Pengalaman yang dirasakan Dg Ca’di juga hampir sama dirasakan oleh Ramlah. Awal-awal Ramlah dinyatakan menderita penyakit kusta dengan merasakan demam panas. Demam panas tersebut dirasakan pada seluruh badannya. Bahkan waktu ia masih berada di status siswa lebih tepatnya berada di kelas 5 SD. Sejak saaat itu pastinya Ramlah melakukan pengobatan ke beberapa rumah sakit tetapi nyatanya hasil yang didapatkan belum maksimal.

Memang jika melihat dari dua pengalaman diatas para penderita kusta mendapatkan perlakukan yang kurang baik oleh masyarakat. Perlakukan yang kurang baik tersebut pastinya membuat penderita penyakit kusta menjadi lebih tertekan. Tekanan pertama sudah pasti yang diakibatkan oleh penyakit kusta yang dirasakan. Sedangkan tekanan lain bisa saja didapat dari keluarga sampai lingkungan. Terkadang banyaknya tekanan yang dirasakan tersebut membuat seseorang penderita kusta menjadi sulit untuk bergerak ke arah yang lebih baik dalam hidup. Belum lagi banyaknya penolakan sampai pengucilan membuat peluang ke arah yang lebih baik menjadi kian sulit.

Dari pengalaman hidup tersebut, maka disini pihak pemerintah dan pihak lainnya harus saling bahu-membahu untuk mencegah terjadinya penyakit kusta di masyarakat. Apalagi penyakit kusta ini tidak hanya menyerang satu golongan saja seperti jenis kulit. Tetapi pada kenyataannya penyebaran penyakit kusta ini menyerang setiap orang tanpa melihat latar belakang. Belum lagi berdasarkan data angka kasus penyakit kusta termasuk yang tertinggi. Data dari WHO di tahun 2020 memaparkan bahwa jasus kusta di Indonesia menduduki peringkat ketiga terbesar di dunia. Kini juga ditemukan sebanyak 9,14% dari total kasus kusta yang baru terjadi pada anak-anak. Untuk menekan angka tersebut serta mencegah dampak kurang baik dari penyakit kusta bagi seseorang dibutuhkan sebuah pencegahan yang baik dan efektif. Melakukan pencegahan yang baik dan efektif dimulai dari mengetahui terlebih dahulu akan seluk belum dari penyakit kusta.

Pengenalan Secara Dasar Penyakit Kusta

Kusta atau biasa disebut juga dengan sebuah nama lepra merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang dapat menyebabkan penyakit kusta tersebut memiliki nama bakteri Mycobacterium leprae. Penyebaran bakteri tersebut dari satu orang ke orang lain melalui sebuah percikan cairan yang berasal dari saluran pernapasan (droplet) yaitu ludah atau dahak yang keluar ketika melakukan bersin.

Walaupun penurunan tidak dapat dengan mudah menular kepada orang lain. Tetapi dengan terus menerus terkenal percikat droplet dari seseorang pengidap penyakit kusta dengan jenjang waktu lama dapat membuat seseorang terjangkit penyakit kusta juga. Ketika sudah terkena didalam seseorang bakteri ini tidak langsung bereaksi tetapi membutuhkan waktu kembang dalam tubuh penderita yang lama. Perlu diingat pula bahwa penyebaran penyakit kusta ini tidak dapat tertular hanya karena bersalaman, duduk bersama, sampai melakukan hubungan seksual dengan sang penderita. Serta penyakit kusta juga berdasarkan berbagai macam pendapat yang beredar mengatakan bahwa ibu yang hamil tidak akan menularkan penyakit kusta kepada janinnya.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit kusta bagi seseorang penderitanya. Bahkan untuk dapat dilihat secara visual saja tidak begituh jelas. Dibeberapa kasus yang sudah terjadi seseorang penyakit justa dapat terlihat jelas dalam tubuh seseorang selama 20 tahun atau lebih. Walaupun dengan kondisi demikian terhadap beberapa kasus yang sudah terjadi ada beberapa gejala seseorang menderita penyakit kusta seperti kulit yang mengalami mati rasa, kulit tidak berkeringat, sampai kulit yang terasa kaku.

Penyakit kusta yang menyerang biasanya melakukan perusakan pada bagian sistem saraf. Dimana sang penderita akan mulai kehilangan sensasi rasa seperti rasa penyeri. Sehingga ketika seseorang mengalami sebuah luka atau cedera pada tubuhnya membuat penderita tidak akan merasakan apapun terhadap kulitnya. Setelah beberapa kasus kusta serta pembelajaran yang lebih dalam disimpulkan bahwa terdapat tingkat keparahan gejala yang dikelompokan menjadi enam jenis yaitu:

1. Intermediate leprosy. Pada penyakit kusta yang termasuk kategori tersebut ditandai dengan adanya beberapa lesi datar yang berwarna pucat atau lebih cerah dari warna kulit yang ada disekitarnya. Untuk penyakit kusta yang termasuk kedalam jenis ini dapat dikatakan bahwa penyakit kusta yang diderita terkadang dapat sembuh dengan sendirinya.

2. Tuberculoid leprosy. Pada penyakit kusta yang termasuk kategori tersebut akan ditandai oleh beberapa lesi datar yang kadang ukurannya cukup besar. Perasaan penderita mulai merasakan mati rasa yang disertai oleh pembesaran saraf.

3. Borderline tuberculoid leprosy. Pada penyakit kusta yang termasuk kategori tersebut akan mulai terlihat lesi yang berukuran kecil. Walaupun demikian juga terdapat lebih banyak tuberculoid lepsrosy yang ada dikulit penderita.

4. Mid-borderline leprosy. Pada penyakit kusta yang termasuk ke dalam kategori ini ditandai dengan lesi kemerahan. Dimana lesi kemerahan tersebut mulai tersebar secara acak dan asimetri. Adanya hal tersebut membuat sang penderita merasakan mati rasa. Mati rasa tersebut juga dilengkapi oleh terjadinya pembengkakan kelenjear getah bening pada sekitar kusta.

5. Borderline lepromatous leprosy. Pada penyakit kusta yang termasuk ke dalam kategori ini ditandai dengan jumlah lesi yang mulai banyak. Tidak hanya jumlahnya yang banyak juga bentuknya yang mulai beragam dari mulai berbentuk datar atau benjolan. Jika seseorang mulai merasakan jenis penyakit kusta dengan jenis ini maka bisa membuat seseorang tersebut merasakan mati rasa.

6. Lepromatous leprosy. Pada penyakit kusta yang termasuk ke dalam kategori ini penderita mulai ditandai dengan lesi yang menyebar dengan simetri. Berdasarkan kasus yang sudah terjadi pada beberapa orang lesi yang terdapat pada penderita memiliki kandungan bakteri yang banyak. Selain itu penderita juga akan merasakan beberapa hal seperti rambut rontok, gangguan saraf, serta kelemahan anggota gerak.

RAMBU-RAMBU YANG HARUS DIINGAT OLEH PARA PEMBACA

Tidak boleh seseorang dalam hal ini memberikan sebuah diagnosis kepada orang lain. Apalagi orang tersebut memberikan diagnosis tersebut didasarkan pendapat. Orang yang mampu memberikan diagnosis terhadap seseorang dinyatakan mengidap penyakit kusta adalah dokter yang telah menempuh pendidikan dengan dinyatakan lulus dan berhak untuk memberikan diagnosis. Sehingga ketika masyarakat umum menyatakan diagnosis terhadap seseorang memiliki penyakit kusta maka dibutuhkan penyelidikan yang lebih lanjut mengenai kebenaran tersebut.

Tentunya disini pihak dokter juga dibutuhkan sebuah penyedikan terhadap seseorang yang mengidap penyakit kusta. Cara penyelidikan untuk menyatakan seseorang menderita penyakit kusta adalah dengan mengambil sample kulit dengan cara dikerok (skin smear). Sample kulit tersebut akan dilakukan tahapan analisis pada laboratorium dengan mengecek ada tidaknya keberadaan bakteri Mycobacterium leprae. Metode analisis yang dilakukan termasuk pemeriksaan bakteri tahan asam (BTA). Agar lebih jelas akan hasil seseorang mengidap penyakit kusta atau tidak biasanya dokter juga memeriksa pasien dengan menyesuaikan akan gejala dari penyakit kusta berdasarkan jawaban dari pasien. Dari beberapa hal tersebut maka dapat hasil yang menyatakan bahwa seseorang tersebut menderita penyakit kusta atau tidak sesuai dengan data yang jelas serta dipaparkan oleh orang yang berilmu dalam hal ini yaitu dokter.

Bangkit Dalam Kehidupan Akibat Stigma Buruk Akan Penyakit Kusta

Agar lebih jelas mengenai cara bangkit seseorang atas stigma buruk dari penyakit kusta dibutuhkan pemaparan yang lebih jelas. Maksud lebih jelas harus berasal dari pengalaman diri seseorang pengidap penyakit kusta. Dari sekian banyak seseorang pengidap penyakit kusta yang berhasil bangkit salah satu contoh terhadap seseorang yang bernama Ernawati. Di tahun 2007 warga desa Kanjilo, Kecamatan Baromobong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melakukan habis merantai dari Kalimantan. Setelah pulang ia merasakan keanehan yang terjadi pada tubuhnya. Bahkan pada tubuhnya terdapat sebuah bercak putih pada bagian kaki dan tangan. Setelah adanya hal tersebut ia langsung memeriksa kedalam fasilitas kesehatan dan nyatanya hasil pemeriksaan ia menderita penyakit kusta.

Diawal-awal ia mendapatkan cemoohan dari masyarakat kepada dirinya sehingga ia memilih untuk tidak melanjutkan perawatan medis ke dokter. Padahal seharusnya ia sudah menjalani pengobatan selama satu tahun lamanya. Tetapi akhirnya ia memutuskan untuk melakukan pengobatan dalam dua bulan pertama. Dengan tidak mendapatkan pengobatan membuat penyakit kusta yang dideritanya menggerogoti lebih parah sampai membuat luka di sekujur tubuhnya yang membuat ia harus di lakukan opname selama dua bulan lamanya.

Dari dampak yang diderita tersebut membuat ia berjanji kepada diri sendiri untuk tidak mau lagi melanggar aturan dalam melakukan pengobatan penyakit kusta. Untungnya penyakit kusta yang diderita tersebut belum sampai memberikan dampak kecacatan pada organnya. Bisa dikatakan pengobatan penyakit kusta yang dijalaninya termasuk dengan cara meminum obat clofazimine dan dapsone. Adanya cemoohan sampai meremehkan dirinya akan kesembuhan ia hiraukan yang ada didalam pikirannya hanyalah satu kata yaitu “KESEMBUHAN”. Hasil pengobatan tersebut membuat di tahun 2010 ia dinyatakan sudah terbebas dari penyakit kusta yang menyerang tubuhnya.

Kini Ermawati menjadi salah satu agen pejuang yang kini mulai menyebarluaskan akan sebuah pesan anti diskriminasi terhadap seseorang penderita penyakit kusta. Ia memiliki keinginan bahwa seseorang yang menderita penyakit kusta kini tidak lagi mendapatkan perlakukan buruk seperti yang dialaminnya di masa lampau. Dari hasil cerita pengalaman perjuangan sembuh dari penyakit kusta tersebut ada beberapa tips-tips bangkit dari penyakit kusta yang diderita oleh seseorang yaitu:

1. Tetap melakukan pengobatan dengan baik

Ya, pengobatan merupakan cara ampuh untuk sembuh dari penyakit kusta yang diderita. Dalam hal ini maksud dari pengobatan adalah dengan mendatangi fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. Tentunya rumah sakit akan memberikan berbagai macam pengobatan terhadap penyakit kusta yang dideritanya berdasarkan ilmu pengetahuan kesehatan. Dengan penyembuhan didasarkan ilmu pengetahuan kesehatan membuat peluang kesembuhan menjadi lebih besar karena sudah dilakukan berbagai macam penelitian sebelum dapat diterapkan kepada pasien.

2. Harus diberikan dukungan dari orang tercinta

Berdasarkan berbagai macam pengalaman seseorang penderita penyakti kusta biasanya masyarakat akan memberikan pandangan yang kurang baik. Tidak hanya memberikan pandangan yang kurang baik terhadap juga masyarakat memberikan perlakukan yang kurang baik dengan cara menjauh atau tidak mau berdekatan. Padahal ketika sedang menderita penyakit kusta seseorang dibutuhkan dukungan dari masyarakat. Tetapi pada kenyataan justru aksi yang diberikan oleh masyarakat berbanding terbalik dari harapan. Maka dari itu untuk tetap semangat bagi para penderita penyakit kusta dibutuhkan dukungan dari orang tercinta. Ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan dukungan dari orang tercinta seperti dari orang tua, saudara, atau mendatangi komunitas.

3. Menemukan kegiatan yang menghasilkan

Disini untuk tetap bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari para penderita penyakit kusta harus memiliki kegiatan. Tentunya kegiatan yang dilakukan haruslah dapat menghasilkan pendapatan bagi seseorang penderita kusta. Harapannya dengan adanya pendapatan tersebut maka seseorang penderita kusta dapat berdiri dan kuat secara finansial. Dengan hidup dizaman yang sudah cukup canggih tentunya akan memudahkan dalam mencari pundi-pundi uang. Banyak cara yang dilakukan dari mulai menulis, membuat video, foto, dan masih banyak lagi dengan bantuan dari internet. Mungkin saja dengan adanya media internet tersebut membuat pendapatan yang dihasilkan dengan dibayar menggunakan mata uang asing.

Pada dasarnya ada banyak sekali tips-tips untuk bangkit dari keterpurukan akibat penyakit kusta salah satu tipsnya telah dipaparkan diatas. Harapannya dengan adanya tulisan ini banyak masyarakat yang saling bahu-membahu agar tidak ada lagi seseorang penderita kusta yang dikucilkan serta dapat dengan mudah mendapatkan dukungan agar sembuh. Tidak hanya itu penderita juga dapat terbebas dari keterpurukan akibat penyakit kusta bahkan sampai memberikan dampak yang besar bagi kehidupan sekitarnya.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Sumber gambar, tulisan, dan video: