Pages

Selasa, 31 Oktober 2023

Agen Perubahan di Tengah Perubahan Iklim

Di tengah-tengah perjuangan kemerdekaan Indonesia masa lampau terdapat para pemuda yang memainkan peran penting dalam merintis jalannya. Dimana sosok-sosok pemuda dipenuhi oleh semangat patriotisme dan tekad yang tinggi. Kedua hal tersebut memiliki satu tujuan berupa melawan penjajah sampai ke akarnya agar keluar dari wilayah Indonesia. Maka tidak heran jika pada saat itu para pemuda turut juga menggugah semangat seluruh lapisan masyarakat. Tidak heran jika saat itu seluruh lapisan bersatu padu untuk membela wilayah dan masyarakat Indonesia agar terbebas dari dampak kurang baik akibat penjajahan.

Bukti nyata para pemuda Indonesia pada masa perjuangan tersebut tidak berdiam diri dapat dilihat dari berbagai macam aksi yang dilakukan seperti melalui berbagai organisasi pemuda. Dari sekian banyak organisasi pemuda dibentuk salah satunya dikenal oleh masyarakat dengan nama Budi Utomo. Pada kegiatan organisasi pemuda tersebut ada banyak sekali kegiatan seperti berdiskusi, merencanakan strategi perlawanan, sampai mendidik satu sama lain akan pentingnya persatuan dan semangat nasionalisme. Hal tersebut membuktikan bahwa para pemuda Indonesia tidak hanya menjadi penonton semata tetapi lebih menjadi agen perubahan khususnya dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

Tidak hanya itu para pemuda Indonesia juga dalam memperjuangkan kemerdekaan melalui berbagai bentuk perlawanan baik secara fisik maupun non-fisik. Untuk bentuk dari fisik seperti perang gerilya, menyusup ke barisan musuh, sampai mengumpulkan intelijen. Sedangkan perjuangan bentuk non-fisik berupa penggunaan media massa dan propaganda untuk menyebarkan semangat kemerdekaan kepada seluruh rakyat Indonesia yang berada di seluruh wilayah kepulauan. Penggunaan media massa tersebut bisa melalui berbagai cara seperti tulisan, pidato, sampai lagu-lagu kebangsaan dengan satu tekad berupa meraih kemerdekaan dari penjajah.

Berbicara mengenai kontribusi para pemuda Indonesia sangatlah besar khususnya dalam mengubah pandangan masyarakat. Pandangan masyarakat disaat itu masih bersifat kedaerahan yang membuat perlawanan juga masih kedaerahan. Tetapi semua tersebut mengalami perubahan akibat kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda Indonesia. Buktinya kegiatan pemuda Indonesia tersebut terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 yang dikenal sebagai peristiwa Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda tersebut lambang penyatuan semangat kebangsaat di atas perbedaan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat Indonesia. Melalui sumpah suci yang dilaksanakan oleh para pemuda menciptakan dasar persatuan yang memicu lahirnya semangat nasionalisme sejati.

Kontribusi gemilang yang dilakukan oleh para pemuda melalui Sumpah Pemuda membawa Indonesia ke gerbang kemerdekaan yang terbebas dari cengkraman penjajah. Sumpah suci yang dikenal dengan nama Sumpah Pemuda tersebut bukan hanya sekadar janji. Tetapi lebih dari itu merupakan komitmen yang membakar semangat seluruh lapisan khususnya para pemuda untuk bersatu dalam satu bendera, bahasa, dan tanah air. Sehingga adanya Sumpah Pemuda tersebut tidak hanya menggambarkan akan semangat persatuan saja tetapi juga dapat menciptakan pondasi yang kuat dalam melawan dan mengisir penjajah. Diakhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 seluruh masyarakat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Maka pada tanggal tersebut dinyatakan bahwa seluruh masyarakat dan wilayah Indonesia sudah tidak berada di cengkraman penjajah.

Pemaparan diatas dapat dikatakan bahwa para pemuda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan bagi bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Para pemuda tersebut dapat diibaratkan seperti motor penggerak pada berbagai transformasi pada bidang sosial, ekonomi, dan politik. Apalagi para pemuda memiliki semangat inovasi yang tinggi, keberanian dalam menghadapai tantangan, sampai pemikiran yang kritis. Beberapa kondisi para pemuda tersebut dapat diarahkan untuk dapat menyelesaikan berbagai macam masalah yang ada di masyarakat saat Indonesia telah mengalami kemerdekaannya.

Walaupun Indonesia sudah merdeka bukan berarti bahwa masalah sudah selesai sampai disitu. Tetapi pasca kemerdekaan Indonesia dihadapkan dalam masalah dalam membangun negara dari kondisi penjajahan yang membatasi gerak geriknya. Dimana dari sekian banyak masalah serius tersebut terkait dengan perubahan iklim. Nyatanya setelah kemerdekaan tepatnya pada beberapa bulan yang lalu sampai saat ini dampak dari perubahan iklim mulai terasa. Hal tersebut dapat terlihat dari adanya peningkatan suhu ekstrim.

Berdasarkan ilmu pengetahuan secara umum memaparkan bahwa Indonesia berada di dua musim. Musim tersebut berupa musim hujan dan musim kemarau. Perbedaan antara dua musim tersebut dapat terlihat dari kalender bulan. Dimana bulan-bulan yang berakhiran -ber menandakan musin hujan sedangkan bulan lainnya akan masuk ke dalam musim kemarau. Tetapi sampai saat bulan Oktober ini masih sangat jarang wilayah Indonesia memasuki tanda-tanda musim hujan. Walaupun terkadang dibeberapa wilayah terasa hujan tetapi intensitasnya waktunya sebentar.

Panas ekstrim yang terjadi sampai bulan Oktober ini juga sampai menarik perhatian media massa. Ada banyak sekali media massa yang mengangkat akan peristiwa tersebut. Salah satu media masa yang mengangkat atas peristiwa panas dapat terlihat dari video dibawah ini:

Berdasarkan hasil laporan yang diberikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui postingan di akun Instagram di @infombkg pada Jumat 6/10/2023. Maka berikut ini wilayah terpanas di Indonesia yaitu:

Tidak hanya itu saja BMKG melaporkan juga bahwa suhu udara secara rata-rata pada September 2023 telah mencapai 27 derajat celsius. Nilai rata-rata tersebut didapatkan dari analisis terhadap 116 stasiun pengamatan BMKG. Padahal untuk normal suhu udara klimatologis untuk September 2023 jika disandingkan dalam periode 1991-2020 berada di angka 26,6 derajat celsius dengan kisaran normal 20,1-28,6 derajat celsius.

Perubahan iklim yang terjadi saat ini disebabkan oleh berbagai faktor kompleks di antaranya berupa deforestasi dan polusi udara. Deforestasi atau penggundulan hutan secara masif dapat mengurangi kemampuan alam untuk menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Dikarenakan terjadi pengurangan penyerapan tersebut membuat terjadi keningkatan terhadap konsentrasi gas rumah kaca.

Walaupun lajunya deforestasi hutan primer Indonesia terus menerus mengalami penurunan pada beberapa tahun terakhir. Hal tersebut dapat terlihat dari data Global Forest Watch yang memaparkan bahwa lahan hutan primer Indonesia tercatat hanya berkurang 270 ribu hektare (ha) tahun 2020. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang telah mencapai 323,6 ribu ha. Meskipun demikian laju dari deforestasi Indonesia masih berada di 10 terbesar di dunia pda tahun lalu dihapit oleh Bolivia dan Peru.

Berbicara mengenai polusi udara juga dapat terlihat dari salah satu kota bernama Jakarta. Kualitas udara di Jakarta jika harus dihitung menduduki posisi keenam sebagai kota dengan udara terburuk di dunia pada Senin (25/9/2023). Posisi tersebut berdasarkan data situs pemantauan kualitas udara IQAir pukul 06.53 WIB yang memaparkan bahwa indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 129. Angka tersebut menunjukan bahwa kualitas udara termasuk ke dalam katergori tidak sehat dengan pilusi udara PM2,5 dan nilai konsentrasi 47 mikrogram per meter kubik. Angka kualitas udara tersebut tidak sehat bagi kelompok masyarakat yang sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang dapat menimbulkan kerusakan.

Tentunya kondisi kualitas udara di Jakarta terjadi karena berbagai macam faktor salah satunya kendaraan. Semakin banyak jumlah kendaraan yang ada maka konsumsi bahan bakar semakin besar. Tetapi peningkatan tersebut tidak hanya itu saja pencemaran udara karena jumlah kendaraan yang banyak akan menghasilkan gas-gas sisa pembakaran dari kendaraan bermotor.

Menurut data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Jakarta konsisten bertambah tiap tahun selama 2017-2021. Dimana jumlah kendaraan di Jakarta untuk tahun 2021 sudah mencapai angka 21,75 juta unit. Angka tersebut menunjukan terjadi pertumbuhan 7,6% dari tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Secara total jumlah kendaraan di Jakarta untuk tahun 2021 terbagi ke dalam beberapa bagian. Sebanyak 75,92% dipegang oleh sepeda motor, 18,89% dipegang oleg mobil, 3,61% dipegang oleh kendaraan jenis truk, sedangkan untuk bus memiliki proporsi 1,57%.

Berbagai macam faktor seperti yang telah dipaparkan membuat perubahan iklim menjadi parah. Tentunya saja kondisi tersebut bagi Indonesia memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat apalagi Indonesia berada di kawasan tropis. Adanya perubahan tersebut berupa cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, sampai kekerungan yang terjadi. Hal tersebut dapat terlihat dari pihak petani yang mulai mengalami kerugian akibat cuaca yang tidak stabil sehingga terjadilah gagal panen. Untuk lebih jelasnya dapat terlihat dari video dibawah atas berita mengenai kekeringan yang terjadi akibat perubahan iklim:

Disamping itu ada dampak lainnya dari terjadinya perubahan iklim berupa pesisi Indonesia mulai mengalami ancaman akibat naiknya permukaan laut. Menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) memaparkan terjadi kenaikan air laur akibat perubahan iklim berkisar 0,8-1 meter sampai tahun 2100. Artinya selama 80 tahun ke depan akan terjadi kenaikan permukaan air laut mencapai 1 cm per tahun. Kenaikan permukaan air laut tersebut dapat mengancam wilayah pesisir Indonesia salah satunya berada di kawsan pesisir Pantai Utara (Pantura).

Laporan yang dimiliki oleh Greenpeace Asia Timur juga melaporkan atas 7 kota pesisi Asia yang akan berpotensi tenggelam tahun 20230. Jakarta merupakan posisi kedua dari hasil laporan tersebut. Di dalam laporan tersebut dipaparkan bahwa hampir 17% dari total dataran Jakarta akan berada dibawah tingkat dimana air laut dapat naik jika banjir 10 tahunan yang terjadi pada tahun 2030.

Nyatanya adanya perubahan iklim juga mempengaruhi kesehatan masyarkat berupa peningkatan kasus penyakit terkait cuaca ekstrem seperti demam, malaria, dan penyakit pernapasan akibat kualitas udara yang kurang baik. Pemaparan atas dampak dari perubahan iklim yang terjadi bukan hanya berfokus kepada masalah lingkungan semata. Tetapi lebih dari itu dampak yang diberikan kepada beberapa hal seperti ekonomi, sosial, sampai kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Solusi untuk mengatasi isu perubahan iklim memerlukan peran aktif dan kreatif dari para pemuda. Sebagaimana peran yang dimainkan oleh para pemuda dalam meraih kemerdekaan Indonesia di masa lampau. Dimana para pemuda pada saat itu memiliki energi, semangat, dan inovasi dalam meraih kemerdekaan di masa lampau kini diubah menjadi mencari solusi atas permasalahan perubahan iklim. Para pemuda tersebut dapat menjadi agen-agen perubahan yang aktif dalam menyelesaikan masalah perubahan iklim. Dengan melibatkan para pemuda Indonesia dapat menghadapi tantangan perubahan iklim dengan lebih efektif akan menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Setelah dipaparkan mengenai berbagai macam hal diatas. Kini timbul kembali sebuah pertanyaan yaitu:

Tindakan apa saja yang dapat dilakukan para pemuda dalam menyelesaikan permasalahan perubahan iklim dan perlindungan hutan?

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas penulis paparkan menjadi dua bagian berupa tindakan sederhana dan out of the box. Walaupun demikian dua tindakan tersebut masih dapat dilakukan oleh para pemuda ataupun masyarakat secara umum.

Berikut ini beberapa contoh tindakan secara sederhana berupa:

  1. Pemahaman dan Edukasi. Memberikan penyuluhan berupa informasi di sekolah atau komunitas tentang pentingnya menjaga hutan dan cara mengurangi jejak karbon.
  2. Menghemat Kertas. Mengurangi penggunaan kertas dengan mendaur ulang atau menggunakan kertas daur ulang serta membatasi pencetakan dokumen yang tidak perlu.
  3. Menggunakan Sepeda atau Berjalan Kaki. Menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk aktivitas sehari-hari seperti pergi ke sekolah atau berbelanja untuk mengurangi polusi udara akibat sisa pembakaran dari kendaraan transportasi.
  4. Penghematan Air di Rumah. Mengajak masyarakat untuk mematikan keran saat menyikat gigi dan mandi cepat serta memperbaiki keran yang bocor untuk menghemat air.
  5. Menanam di Pot. Bagi mereka yang tinggal di apartemen atau rumah tanpa halaman melalui menanam tanaman kecil di pot-pot kecil sebagai bentuk konservasi tumbuhan.
  6. Menggunakan Produk Ramah Lingkungan. Menggunakan sabun, sampo, dan deterjen ramah lingkungan yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mencemari air.

Sedangkan beberapa contoh tindakan out of the box berupa:

  1. Green Tech Workshops. Mengadakan workshop teknologi hijau di sekolah-sekolah untuk mengajarkan siswa cara menggunakan teknologi seperti panel surya dan sistem pengumpulan air hujan untuk keberlanjutan rumah tangga.
  2. Community Seed Bank. Membuat bank biji tanaman di komunitas lokal di mana orang dapat menukarkan varietas biji tanaman langka atau lokal agar mempromosikan keberlanjutan pertanian.
  3. Bike to Plant. Mengadakan acara berkendara sepeda yang melibatkan komunitas lokal dan setiap peserta harus menanam pohon di akhir rute perjalanan.
  4. Trash-to-Treasure Markets. Mengorganisir pasar barang bekas di mana orang dapat mendaur ulang barang-barang lama menjadi seni atau produk baru untuk mendukung konsep ekonomi sirkular.
  5. Solar-Powered Community Center. Mengumpulkan dana untuk membangun pusat komunitas yang menggunakan energi matahari sepenuhnya dalam memperlihatkan potensi energi terbarukan kepada masyarakat.
  6. Melakukan penelitian terkait hal-hal untuk memperbaiki iklim. Hasil penelitian tersebut harus benar-benar dapat diaplikasikan secara nyata untuk diterapakan dalam menyelesaikan masalah perubahan ilklim. Pada point ini lebih ditekankan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa karena memiliki telah menyenyam pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Pada dasarnya akan ada banyak sekali tindakan sederhana sampai out of the box dari para pemuda salah satunya seperti yang dipaparkan diatas. Apakah para pembaca memiliki pemikiran yang berbeda dari tindakan yang harus dilakukan oleh para pemuda dalam menyelesaikan masalah perubahan iklim?. Jika ada maka tidak ada untuk memaparkan hal tersebut didalam kolom komentar agar terjadi bertukar informasi antara para pembaca dengan penulis.

Harus diakui bahwa para pemuda Indonesia memiliki penuh harapan dan tekad dalam membuat perubahan konkret akan penanganan isu perubahan iklim dan perlindungan hutan. Maka akan ada sebuah harapan berupa di wilayah Indonesia akan terbebas dari permasalahan akan perubahan iklim yang saat ini sudah terasa seperti kekeringan, panas ekstrim, dan hal lainnya. Sehingga didepan nanti para generasi muda Indonesia akan lebih nyaman menjalani kehidupan sehari-harinya karena para para pemuda saat ini sudah mempersiapkan sebaik mungkin wilayah Indonesia agar lebih bersifat lingkungan. Dengan kondisi tersebut maka para generasi muda yang akan datang akan dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas karena sudah disokong oleh wilayah yang nyaman untuk ditingali. Sehingga diakhirnya para SDM tersebut akan menjadi penopang dalam merealisasikan Indonesia Emas 2045.

#UntukmuBumiku maka ayo para generasi muda Indonesia bersatu dalam #TeamUpForImpact untuk membentuk gerakan #MudaMudiBumi yang berdaya dan bersama-sama bergerak untuk menjaga alam dan menciptakan dampak positif bagi masa depan bangsa Indonesia. Selain itu dengan melakukan bersama dengan #BersamaBergerakBerdaya demi keberlanjutan dan keemasan Indonesia menuju tahun 2045.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Yuk share mimpi kamu terhadap penanganan isu perubahan iklim dan perlindungan hutan!

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/10/06/10-wilayah-dengan-suhu-terpanas-di-indonesia-awal-oktober-2023
  2. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/10/03/terasa-panas-anomali-suhu-udara-september-2023-tertinggi-keempat-sejak-1981
  3. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/04/laju-deforestasi-hutan-primer-indonesia-peringkat-4-di-dunia
  4. https://news.republika.co.id/berita/s1j0om463/hari-ini-kualitas-udara-jakarta-terburuk-keenam-di-dunia
  5. https://databoks.katadata.co.id/infografik/2022/09/06/jumlah-kendaraan-di-jakarta-terus-membengkak-ini-datanya
  6. http://perkumpulanidea.or.id/sea-level-rise-dan-isu-tenggelamnya-jakarta/
  7. https://www.youtube.com/watch?v=iWyAFOkM_Mw
  8. https://www.youtube.com/watch?v=-HkPYPxhtCk
  9. https://www.youtube.com/watch?v=Prtj-s4e5fA
  10. https://www.youtube.com/watch?v=yZBix-0vAu0
  11. https://www.youtube.com/watch?v=lJchTf2DpWM
  12. https://www.youtube.com/watch?v=th38iFmeW_0
  13. https://www.youtube.com/watch?v=IEpvhybkLoM

Transformasi Birokrasi Melalui Kecerdasan Buatan dan Pelatihan Artificial Intelligence

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang kaya akan budaya dan keindahan alam. Tetapi pada beberapa tahun ke depan tepatnya di 2045 Indonesia akan bertransformasi menuju masa depan yang gemilang. Transformasi tersebut diberi label “Indonesia Emas 2045” yang dikenal unggul dalam segala bidang. Keunggulan tersebut akan membuat era keemasan Indonesia yang dilambangkan atas kemajuan, inovasi, dan daya saing global ditaraf maksimal. Sehingga dalam segala bidang Indonesia akan dapat sejajar dengan negara maju lainnya yang sudah lebih dahulu.  

Untuk merealisasikan perubahan tersebut harus harus ditopang oleh birokrasi yang transparan dan responsif menjadi tulang punggungnya. Adanya perubahan tersebut membuat pemerintah akan mendengarkan aspirasi masyarakat lebih baik serta mempercepat proses pengambil keputusan yang akhirnya akan meningkatkan akuntabilitas. Diakhirnya adanya birokrasi tersebut dapat menciptakan ruang publik bagi partisipan untuk dapat membuat setiap warga negara untuk berkontribusi dalam membangun Indonesia ke arah lebih baik. Disamping itu adanya efektivitas birokrasi dapat memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirancang akan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan yang diimplementasikan dengan cepat dan tepat untuk ke arah yang lebih baik.

Berbicara birokrasi di Indonesia dipegang oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana seseorang memiliki label PNS diangkat oleh pemerintah berdasarkan hukum dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas biorkrasi pemerintah. Untuk dapat diangkat menjadi PNS maka terdapat tahapan seleksi yang harus dilalui sehingga tidak bisa sembarang orang menjadi PNS. Nyatanya kualitas PNS cukup rendah hal tersebut dari dipaparkan dilakukan oleh Kepala Badang Kepegawaian Negara (BKN) yang dipegang Bima Haria Wibisana di berdasarkan dari penilaian kompetensi dan kemampuan dalam menyesuaikan perkembangan digital. Maka untuk dapat meningkatkan layanan birokrasi dibutuhkan kolaborasi antara PNS dengan kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI).

Dapat diartikan bahwa AI merupakan bidang ilmu komputer yang berkaitan dengan pengembangan sistem dan program komputer. Dalam melakukan pekerjaan AI dapat melakukan beberapa hal seperti memecahkan masalah, belajar dari pengalaman, dan membuat keputusan yang cerdas. Atas hal tersebut maka penerapan AI dapat juga diterapkan pada birokrasi untuk dikolaborasi dengan pengelola berupa PNS didalamnya. Apalagi kini dalam era transformasi digital penerpan AI dapat digunakan untuk otomatisasi proses administarasi yang terkadang memakan waktu. Secara contoh nyata AI dapat diterpakan dalam mengelola dokumen dan data untuk mempercepat proses pengarsipan untuk membantu dalam memantau kepatuhan atas regulasi dan kebijakan yang ditetapkan sebelumnya.

Adanya AI juga memungkinkan PNS dapat mengambil sebuah keputusan yang lebih cerdas berdasarkan basis data yang dimiliki. Belum lagi penggunaan AI yang dilengkapi oleh analisis prediktif dan machine learing dapat menganalisis data dalam jumlah besar dan meramalkan tren serta pola perilaku masyarakat. Informasi tersebut dapat memberikan dasar yang kuat bagi PNS untuk mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dan efisien guna merespon dinamika sosial dan ekonomi menjadi lebih cepat dan tepat.

Penerapan chatbot berbasis AI pada berbagai situs web resmi dan aplikasi pemerintah memberikan pelayanan publik menjadi lebih efisien. Dimana chatbot tersebut dapat memberikan sebuah jawaban secara  instan terhadap pertanyaan masyarakat mengenai prosedur birokrasi yang kurang dipahami serta memberikan informasi terkini. Sehingga interaksi antara masyarakat dengan pengelola birokrasi menjadi lebih cepat dan lancar yang di ujungnya akan meningkatkan kepuasan masyarakat akan layanan pemerintah.

Penerapan sistem AI juga dapat membantu dalam pengelolaan data dari pengelolaan kehadiran, evaluasi kinerja, serta perencanaan pengembangan pada PNS. Tidak hanya itu penerapan sistem AI juga dapat menempatkan seseorang PNS berupa jabatan disesuaikan terhadap keterampilan dan keahlian yang dimiliki. Sehingga di ujungnya adanya AI dapat membantu dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih lebih produkti. Semua penerpan tersebut akan berdampak pada memotivasi PNS dalam memberikan kontribusi di level maskimalnya dalam melakukan pembangunan birokrasi yang maju dan responsif.

Penerapan AI juga berperan sangat penting dalam meningatkan pelatihan dan pengembangan PNS di lingkungan birokrasi. Pada sistem pembelajaran otomatis menggunakan AI dapat menganalisis kebutuhan pelatihan di setiap individu PNS yang disesuaikan dengan kemampuan dan kekurangan masing-masing pegawai. Adanya pelatihan yang terfokus dalam pengembangan kekurangan tersebut akan dapat meningkatkan keterampian PNS sambil mengoptimalakan atas investasi dalam pelatihan yang relevan dan efisien. Sehingga diakhirnya kualitas dari birokrasi Indonesia dapat meningkat ditengah-tengah era globalisasi.  

Selain beberapa hal yang telah dipaparkan adanya penerapan AI akan memberikan keamanan data dan privasi. Sudah pasti sistem AI yang cerdas harus dirancang dengan standar keamanan yang tinggi. Hal tersebut dapat memastikan bahwa data sensitif pemerintah dan masyarakat dilindungi dengan baik. Dimana alangkah perlindungan data tersebut dari oknum-oknum jahat yang berupa untuk mengambil data tersebut dalam meraih keuntungan secara pribadi seperti yang telah dipaparkan oleh berbagai macam media masa.

Untuk dapat menerapakan sistem AI di birokrasi yang dikelola oleh PNS dibutuhkan pihak lain seperti Trainocate. Dimana Trainocate merupakan lembaga pelatihan ternama yang memegang peran vital bagi para PNS untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menerpakan AI secara efektif. Apalagi didalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh Trainocate selalu menerapkan kurikulum terkini dan instruktur yang berpengalaman. Selain itu Trainocate pelatihan AI diberikan secara mendalam dan relevan untuk membantu tenaga pengajar untuk memahami prinsip dasar AI, pemrograman algoritma cerdas, analisis data, dan aplikasi praktis AI di dalam konteks administratif pemerintahan.

Pelatihan AI yang diberikan oleh Trainocate diberikan tidak hanya didominasi oleh pemahaman secara teoritis semata. Tetapi pihak Trainocate akan mengajarkan keterampilan secara praktis yang dibutuhkan dalam mengembakan solusi penerapan AI yang inovatif. Dimana para peserta pelatihan berupa PNS akan memperoleh keahlian mengelola data, mengenali pola-pola yang tersembunyi, dan mengoptimalkan operasi birokrasi dengan algoritma cerdas. Maka dengan demikian melalui adanya pelatihan yang diberikan oleh Trainocate kepada pengelola birokrasi berupa PNS di Indonesia sehingga dapat mengembangkan keunggulan kompetitif, mempercepat transformasi digital, dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Penerapan AI dalam birokrasi yang dikelola oleh PNS menjadi pondasi penting dalam menopang Indonesia Emas 2045. Kini dengan adanya bantuan pelatihan AI dari Trainocate terhadap PNS dalam memberdayakan dengan pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memanfaatkan AI semaksimal mungkin. Belum lagi dengan adanya implementasi AI pada birokrasi Indonesia dapat menjadi lebih efisien dan responsif dalam menyajikan layanan publik. Hal tersebut menjadi langkah krusian untuk merealisaikan Indonesia Emas 2045 yang unggul dan maju dalam segala bidang karena sudah ditopang oleh birokrasi unggul dan pelatihan AI dari Trainocate.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://disway.id/read/628033/kualitas-pns-di-indonesia-dinilai-masih-rendah-bkn-gagap-teknologi-dan-sulit-berkembang
  2. https://www.youtube.com/watch?v=PX2BHNylSkE
  3. https://www.youtube.com/watch?v=c6t9M0ya9_8
  4. https://youtu.be/a15nMrIFS2Y
  5. https://www.youtube.com/watch?v=SC0EEdkEOhw
  6. https://www.youtube.com/watch?v=UYp32dGr5X8
  7. https://pixabay.com/id/illustrations/kecerdasan-buatan-otak-memikirkan-3382507/
  8. https://youtu.be/3W8VC-zpjV8 
  9. https://trainocate.com/id

Rabu, 25 Oktober 2023

Mengatasi Dampak Perubahan Iklim dan Kebakaran di TPS melalui Partisipasi Masyarakat dan Peran Pemerintah

Sudah sejak lama perubahan iklim memberikan dampak yang signifikan pada cuaca pada berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Kini dampak hal tersebut begituh terasa nyata dalam bentuk suhu udara yang meningkat secara drastis. Pada beberapa bulan ke belakang sampai saat ini cuaca terasa lebih panas dari pada biasanya. Bahkan akibat cuaca yang panas ini membuat berbagai tempat mengalami kekeringan atau kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Jika pun ada biasanya harga yang ditawarkan cukup mengambil jatah pada kebutuhan hidup yang lainnya. Kondisi tersebut sampai masuk ke dalam salah satu berita seperti pada video diatas.

Padahal jika ke informasi musim yang diketahui oleh masyarakat secara umum pada bulan yang berakhiran -ber. Contoh bulan tersebut seperti September, Oktober, November, dan Desember merupakan bulan yang seharusnya memasuki musim hujan. Sehingga cuaca yang panas akibat musim kemarau tersebut sudah seharusnya berganti menjadi musim hujan. Tetapi pada kenyataan sampai saat bulan Oktober tanda-tanda musim hujan berupa air yang turun karena hujan belum juga ada. Walaupun terkadang jika melihat ke atas langit menunjukan mau hujan tetapi terkadang tidak ada air yang turun. Jika pun terjadi hujan terkadang intensitas tidak begituh lama. Sehingga ketika sudah terjadi hujan biasanya langsung disambut hangat oleh terik panas yang begituh menyengat sampai ke tulang-tulang.

Perubahan iklim yang mengakibatkan peningkatan suhu terjadi karena beberapa faktor seperti deforestasi, pembakaran hutan, dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Masih ingatkah pada beberapa kasus yang terjadi di masyarakat yang sampai menyedot perhatian masyarakat secara luas. Salah satu kasus tersebut dikenal oleh masyarakat dengan nama “Foto Prewedding Berujung Kebakaran”. Pastinya para pembaca sekalian ada yang sudah mengetahui akan kejadian tersebut dari berbagai macam media sosial atau informasi. Tetapi tidak menutup kemungkinan masyarakat yang lain sebagai pembaca belum mengetahui atas kejadian tersebut. Disinilah penulis akan memaparkan secara permukaan terkait kasus tersebut agar para pembaca yang belum mengetahuinya menjadi tahu.

Kebakaran tersebut terjadi di Bukit Teletubbies atau savana di Bromo akibat foto pre wedding menggunakan flare. Hal tersebut dibenarkan oleh Letkol ARM Heri Budiasto selaku Dandim 0820 Probolinggo. Perstiwa tersebut terjadi pada Rabu (6/9/2023) saat waktu berada di siang hari di pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan informasi oleh petugas lapangan yang berpatroli di Blok Savana memaparkan bahwa kebakaran bermula dari asap flare yang tampak di Blok Lembah Watangan atau Bukit Teletubies. Sumber kebakaran dari alat-alat properti yang digunakan di kegiatan pre wedding oleh sepasang kekasih yang dibantu oleh kru. Sehingga adanya kebakaran terjadi Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) lantas melapor kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Setelah itu langsung banyak pihak terlibat dalam memadamkan kebakaran yang terjadi.

Setiap adanya aksi yang dilakukan pasti akan menimbulkan reaksi yang terjadi begituhpun dengan kasus kebakaran. Ada banyak sekali reaksi atau dampak yang dihasilkan dari kasus tersebut. Pertama wisata ditutup sehingga roda ekonomi masyarakat sekitar sudah pasti mengalami kerugian. Kedua rusaknya pipa penyalur air bersih bagi kebutuhan hidup masyarakat. Tentunya akan banyak sekali dampak yang terjadi akibat kasus tersebut tetapi salah satunya telah dipaparkan diatas.

Untuk lebih jelasnya mengenai kasus tersebut alangkah baiknya jika para pembaca membaca lebih lanjut di media internet agar lebih memahami.

Berbicara kebakaran yang terjadi nyatanya tidak hanya di Blok Lembah Watangan atau Bukit Teletubies tetapi ditempat lainnya juga terjadi. Dari sekian banyak tempat tersebut salah satu tempatnya berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPU). Salah satu TPU yang mengalami kebakaran seperti TPA Jatiwaringin, TPA Sarimukti, dan TPA Kopi Luhur.

Kebakaran yang terjadi di TPU tidak hanya menghancurkan secara fisik tempat tersebut tetapi membawa dampak dalam berbagai bidang seperti sosial, ekonomi, dan lingkungan. Secara sosial adanya kebakaran TPU menimbulkan trauma dan kesedihan bagi keluarga yang mengalami kehilangan korban jiwa. Dampak ekonomi berupa biaya pemugaran dan pembangunan kembali TPU yang membutuhkan dana yang sangat besar belum lagi adanya kerugian materi karena terjadi kebakaran. Sedangkan dampak lingkungan berupa polusi udara sampai merusak ekosistem sekitar.

Faktor terjadinya kebakaran di TPU melibatkan sejumlah variabel yang kompleks. Tetapi salah satu faktor utama berupa pengelolaan, jumlah, dan pembakaran sampah. Sebagian besar pengelolaan TPA yang ada di Indonesia menggunakan metode open dumping dan landfill. Metode open dumping merupakan metode yang paling sederhana. Hal tersebut karena sampah yang dihasilkan akan berakhir di TPA tanpa menjalani proses lebih lanjut. Sedangkan untuk metode landfill berupa sampah yang berakhir di TPA akan diratakan dan dipadatkan menggunakan lapisan tanah dibantu oleh alat berat. Kedua metode tersebut kurang ramah lingkungan yang akhirnya akan memberikan dampak ke pada iklim seperti saat ini.

Berdasarkan laporan The Atlas of Sustainable Development Goals 2023 dari Bank Dunia. Isi dari laporan tersebut memaparkan bahwa di tahun 2020 Indonesia memproduksi 65,2 juta ton sampah. Angka tersebut membuat Indonesia berada di urutan ke-5 secara global sebagai negara penghasil sampah terbesar. Angka tersebut bisa saja menjadi naik secara signifikan karena dua hal seperti aktifitas konsumsi dan jumlah masyarakat.

Di dalam menjalani kehidupan bersamasyarakat juga ada banyak sekali kegiatan yang dilakukan salah satunya kegiatan membakar sampah. Pada umumnya kegiatan tersebut dilakukan oleh oknum yang ada di masyarakat saat hari-hari libur seperti Sabtu atau Minggi ketika waktu berada di pagi hari. Ketika sampah yang dibakar tersebut berasa kurang terkadang oknum akan mencari sampah-sampah lain di sekitar lingkungannya untuk dibakar. Jika melihat dalam waktu singkat kegiatan membakar sampah ditinjau dari sudut pandang oknum pasti berfikir positif. Dimana salah satu alasan melakukan kegiatan membakar sampah agar dapat menghemat uang iuran untuk sampah sehingga bisa dialihkan untuk membeli kebutuhan hidup lainnya yang lebih mendesak.

Bukti atas kegiatan oknum di masyarakat sudah pasti para pembaca dapat melihatnya secara langsung melalui mata telanjang. Salah satu contoh bukti tersebut dialami oleh seseorang warga yang berasal dari Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Dimana seseorang warga tersebut mengalami ada oknum disekitar tempat tinggalnya yang melakukan membakar sampah sembarangan sehingga menimbulkan polusi asap. Untuk lebih jelasnya salah satu pemaparan seseorang warga tersebut berupa:

"Saya mau curhat masalah lingkungan. Sekitar tempat tinggal saya itu ada warga suka bakar sampah sembarangan, daun kering atau sampah rumah tangga. Saya sebagai keluarga yang punya bayi di rumah, ada anak kecil juga itu merasa terganggu. Apalagi setiap malam, setiap siang, itu asapnya masuk sampai rumah," ujar salah seorang warga dengan nama samaran C dalam program Jumat Curhat detikPagi, Jumat (22/9/2023).

Sudah pasti terjadinya kebakaran yang ada di TPS tersebut tidak terjadi begituh saja tetapi ada serangkaian hal yang menyebabkannya. Jika melihat secara teori dipaparkan terjadinya kebakaran karena adanya konsep Tiga Elemen Api atau segitiga api. Arti dari Tiga Elemen Api berupa bahan bakar, oksigen, dan panas. Konsep tersebut tentunya tidak diciptakan oleh satu tokoh tunggal tetapi hasil dari kontribusi berbagai macam ilmuan atas penelitian yang dilakukan dengan jenjang waktu yang cukup lama. Namun salah satu tokoh ilmuan tersebut bernama Antoine Lavoisier.

Antoine Lavoisier dikenal oleh masyarakat sebagai ilmuan kebangsaan Prancis di abad ke-18. Tokoh tersebut memainkan peran yang penting dalam mengembangkan pemahaman terkait pembakaran. Melalui eksperimennya tokoh tersebut telah membuktikan bahwa kebakaran merupakan hasil dari reaksi kimia antara bahan bakar dan oksigen dari udara yang menghasilkan gas karbon dioksida. Sehingga hasil penelitian tersebut menjadi dasar pemahaman modern tentang sifat dasar api dan telah membantu membentuk dasar teoritis untuk ilmu kimia dan ilmu-ilmu terkait lainnya.

Dalam konteks kebakaran di TPS maka konsep Tiga Elemen Api menjadi sangat relevan. Bahan bakar berasal dari sampah padat yang mudah terbakar seperti kertas, plastik, dan bahan organik lainnya. Oksigen berasal dari udara yang hadir di sekeliling sampah. Sedangkan sumber panas berasal dari paparan sinar matahari yang kuat seperti saat ini atau pembakaran yang tidak terkontrol seperti kegiatan masyarakat yang membakar sampah. Adanya ketiga elemen yang bersatu tersebut memungkinkan terjadinya kebakaran di beberapa TPS seperti yang dipaparkan oleh media massa. Jika sudah terjadi kebakaran di TPS akan memberikan dampak terhadap perubahan iklim.

Memang ada berbagai solusi yang dapat dilakukan dalam mengurangi terjadinya kebakaran di TPS tetapi salah satunya berupa mengurangi sampah yang harus berakhir di TPS. Dengan mengurangi sampah di TPS maka faktor bahan bakar seperti sampah yang mudah terbakar menjadi menghilang sehingga terjadinya kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin. Sekian banyak pihak yang terlibat salah satunya bernama Indonesian Babywearers.

Apa itu Indonesian Babywearers???

Indonesian Babywearers merupakan komunitas yang diawali untuk mengedukasi atas kegiatan cara menggendong bayi. Apalagi dengan cara gendong bayi yang dlakukan akan dapat memengaruhi pertumbuhan bayi khususnya pada bagian tulang belakang. Maka dari itu kini komunitas tersebut hadir untuk mengedukasi para orang tua seputar cara menggending bayu didasari pada ilmu pengetahuan sehingga saat melakukan kegiatan menggendong akan sangat aman bagi pertumbuhan sang buah hati. Komunitas tersebut juga mengutamakan kenyamanan sang Mama dalam menggendong buah hati agar dapat menjalin ikatan antara sang mama dengan sang buah hati.

Kominitas tersebut kini telah memiliki banyak sekali anggota didalamnya jika harus dihitung sekitar 139.428 anggota pada grup Facebook dan 30.300 pengikut di Instagram. Komunitas tersebut juga sudah tersebar ke berbagai macam kota yang ada di Indonesia seperti Jabodetabek, Aceh, Bali, Mataram, Makassar, Kediri, Bandung, Semarang dan masih banyak lagi. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya berfokus kepada memberikan edukasi saja tetapi juga dapat menjadi wadah bagi para orang tua untuk menjalin relasi dan pertemanan. Hal tersebut terbukti dari berbagai macam kegiatan yang dilakukan salah satunya dikenal dengan nama Rabu Kering (Dry Wednesday).

Program tersebut terkait dengan pengurangan sampah organik. Dimana sampah organik yang dihasilkan ditekan seminimal mungkin tidak dibuang ke TPS pada hari Rabu. Program tersebut mendorong masyarakat agar dapat mempraktikan kegiatan komposting dan mengolah sampah organik sebagai alternatif dalam mengolah sampah organik yang dihasilkan.

Program yang dijalankan tersebut bertujuan untuk dapat mengurangi beban TPS terhadap sampah. Selain itu didorong pula pengelolaan sampah dalam menerapkan prinsip pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Adanya program tersebut dapat menjadi salah satu cara yang efektif dalam mengurangi dampak negatif dari sampah organik seperti kebakaran di TPS karena terdapat bahan bakar didalamnya.

Untuk dapat menyukseskan atas program tersebut maka dibutuhkan pemaparan atas langkah yang mudah dan gampang untuk dilakukan sekalipun oleh anak kecil. Maka dari itu berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk merealisasikan program Rabu Kering (Dry Wednesday) dengan mengurangi sampah organik yaitu:

  1. Pemisahan Sampah di Rumah. Ibu-ibu di rumah bisa memulai dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, daun, dll.) dari sampah non-organik (plastik, kertas, dll.) setiap hari. Ini adalah langkah awal penting dalam pengurangan sampah organik. Sedangkan untuk anak-anak juga dapat membantu untuk memisahkan sampah yang dihasilkan dari kegiatan yang telah dilakukan. Tentunya disini dibutuhkan peran orang tua untuk membimbingnya karena anak tidak mengetahui akan ilmu tersebut.
  2. Komposting di Rumah. Ibu-ibu dan anak-anak kecil bisa mengajukan ide untuk membuat tempat komposting di halaman rumah. Dalam point ini sampah organik seperti sisa makanan dapat diolah menjadi kompos yang berguna sebagai pupuk tanaman. Anak-anak dapat membantu dengan memasukkan sampah organik ke dalam komposter setiap hari.
  3. Pengurangan Pembelian Produk Organik. Mengurangi pembelian produk-produk yang dikemas dalam bahan organik seperti menggunakan tas belanja kain alih-alih plastik dapat mengurangi sampah organik yang dihasilkan.
  4. Meminimalkan Sisa Makanan. Anak-anak dan ibu-ibu dapat membantu dengan mengajarkan pengaturan porsi makanan yang sesuai untuk menghindari sisa makanan yang terlalu banyak. Dengan meminimalkan sisa makanan sampah organik yang dihasilkan pun berkurang.
  5. Penggunaan Sisa Makanan. Mengajarkan anak-anak dan ibu-ibu cara menggunakan kembali sisa makanan seperti membuat saus dari sayuran yang sudah tidak segar atau membuat sup dari sisa-sisa daging, dapat mengurangi pembuangan sampah organik.
  6. Pendidikan dan Kesadaran. Ibu-ibu dapat melibatkan anak-anak dengan mendiskusikan pentingnya pengurangan sampah organik dan dampak positifnya terhadap lingkungan. Pengetahuan ini dapat membuat anak-anak lebih peduli dan ingin berpartisipasi aktif dalam program Rabu Kering.

Melalui langkah-langkah sederhana yang telah dipaparkan untuk dapat menyukseskan program Rabu Kering yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat. Apakah para pembaca memiliki langkah yang berbeda dari yang telah dipaparkan oleh penulis?. Jika ada tidak ada salahnya untuk memaparkan hal tersebut didalam kolom komentar agar terjadi interaksi antara para pembaca dan penulis dalam ilmu pengetahuan khususnya pada langkah nyata untuk program Rabu Kering.

Realisasinya program Rabu Kering pastinya membutuhkan partisipasi aktif dari banyak masyarakat agar dampak yang dihasilkan besar. Semakin banyak masyarakat yang terlibat didalam program tersebut maka dampak yang dihasilkan semakin baik. Adanya keterlibatan banyak orang yang berasal dari masyarakat akan dapat mengurangi jumlah sampah organik yang dihasilkan dengan berakhir di TPS.

Dalam rangka merealisasikan program Rabu Kering tentunya dibutuhkan keterlibatan dari pihak pemerintah. Pemerintah memiliki peran yang sangat vital dalam menyusun regulasi yang akan menyusun regulasi yang akan mendukung program Rabu Kering tersebut. Adanya penerapan terhadap regulasi dapat membatasi pembuangan sampah organik ke TPS sampai hal lainnya yang menguntungkan bagi pihak-pihak yang terlibat didalamnya. Tentunya lebih dari itu saja adanya keterlibatan pihak pemerintah dalam program Rabu Kering dapat menjadi tonggak utama menuju masyarakat yang lebih sadar lingkungan dan dunia yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Banyaknya pihak seperti masyarakat komunitas bernama Indonesian Babywearers dan pemerintah akan dapat menyukseskan program Rabu Kering. Dimana ketiga pihak yang terlibat tersebut memiliki peran masing-masing yang saling terkait satu sama lain. Peran masyarakat untuk menjadi roda penggerak dari program Rabu Kering. Peran dari komunitas bernama Indonesian Babywearers untuk memberikan ilmu pengetahuan sampai penyuluhan bagi masyarakat terkait seluk beluk dari program Rabu Kering. Sedangkan pihak pemerintah memiliki peran sebagai pihak sebagai pembuat regulasi sejelas-jelasnya sampai ke akar agar pihak pengelola atau pihak lainnya dari program Rabu Kering akan dapat merealisasikan program tersebut.

Kini saat bumi sedang mengalami kerusakan iklim yang cukup memprihatinkan salah satunya disebabakan oleh banyaknya TPS yang terjadi kebakaran. Maka adanya program Rabu Kering dapat muncul sebagai solusi konkret dalam mengatasi masalah tersebut. Melalui pengurangan jumlah sampah organik yang berakhir di TPS maka akan mengurangi potensi kebakaran di TPS karena bahan bakar untuk pembakaran sudah ditekan seminimal mungkin. Sehingga diakhirnya dapat memitigasi perubahan iklim yang terjadi akibat emisi gas rumah kaca dari pembusukan sampah organik atau dari kebakaran di TPS.

Melalui keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan pemerintah maka program Rabu Kering tidak hanya menjadi langkah proaktif dalam menjaga lingkungan lokal. Tetapi program tersebut merupakan bagian dari upaya global untuk menyelamatkan bumi tercinta bagi generasi masa datang. Melalui tindakan program kecil bernama Rabu Kering yang dilakukan hari ini akan memberikan dampak yang besar pada iklim dan meninggalkan sebuah warisan yang lebih hijau untuk generasi mendatang khususnya saat merealisasikan Indonesia Emas 2045 yang akan datang dimasa depan nanti. Saat Indonesia Emas 2045 tersebut kondisi Indonesia dapat menjadi negara maju dan menyelesaikan berbagai masalah didalamnya seperti masalah akan perubahan iklim karena TPS yang kebakaran.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://www.tvonenews.com/channel/news/141471-kronologis-foto-prewedding-berujung-kebakaran
  2. https://www.sukabumiupdate.com/nasional/126643/3-dampak-kebakaran-gunung-bromo-akibat-foto-prewedding-pakai-flare
  3. https://www.kompas.com/tren/read/2023/09/20/103000265/5-kebakaran-tpa-di-indonesia-selama-september-2023?page=all
  4. https://egsa.geo.ugm.ac.id/2019/10/19/sejauh-manakah-inovasi-pengelolaan-sampah-di-indonesia/#:~:text=Sebagian%20besar%20pengelolaan%20sampah%20TPA,ulang%20meskipun%20tidak%20banyak%20digunakan
  5. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/06/27/penduduk-indonesia-hasilkan-sampah-250-kg-setahun-terbanyak-ke-5-di-asean
  6. https://news.detik.com/berita/d-6944904/warga-curhat-soal-bakar-sampah-kapolres-bogor-instruksikan-kasat-cek-tkp
  7. https://www.popmama.com/baby/0-6-months/khopida-rahma/profil-komunitas-indonesian-babywearers?page=all
  8. https://www.youtube.com/watch?v=OCkNNgMjn7Y
  9. https://www.youtube.com/watch?v=5VMQMs19qWw
  10. https://www.youtube.com/watch?v=Auk7aYyOXBs
  11. https://www.youtube.com/watch?v=HRYd4E1XwSk
  12. https://www.youtube.com/watch?v=aoMS5IFOz2A
  13. https://www.youtube.com/watch?v=Yz1WrKo7QSk
  14. https://www.facebook.com/indonesianbabywearers/?locale=id_ID
  15. https://www.youtube.com/watch?v=_lIdQlevFV0
  16. https://www.instagram.com/p/CvoqSt8pa9p/?igshid=MTc4MmM1YmI2Ng==
  17. https://www.youtube.com/watch?v=TR-cmoaNj0I

Selasa, 17 Oktober 2023

PT KAI Properti - Loker

KAI Properti, sebuah anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang fokus pada pengembangan proyek-proyek properti yang terintegrasi dengan stasiun kereta api, dengan gembira mengumumkan ketersediaan beberapa lowongan kerja menarik dalam berbagai bidang. Sebagai bagian dari kelompok perusahaan yang dikenal dengan standar profesionalisme dan integritas tinggi, KAI Properti mencari individu-individu berbakat dan berdedikasi untuk bergabung dengan timnya. Lowongan kerja ini mencakup sejumlah posisi kunci mulai dari manajemen proyek hingga pemasaran, memberikan peluang bagi calon karyawan untuk terlibat dalam proyek-proyek properti yang menarik dan inovatif. KAI Properti menawarkan lingkungan kerja yang dinamis dan kolaboratif, di mana karyawan didorong untuk berinovasi dan mengembangkan ide-ide kreatif dalam industri properti yang berkembang pesat.

Pencari kerja yang bergabung dengan KAI Properti dapat mengharapkan pengalaman kerja yang menarik dan beragam, serta peluang untuk mengasah keterampilan mereka dalam mengelola proyek-proyek properti skala besar. Selain itu, dengan menggabungkan visi keberlanjutan dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendalam dalam industri properti, KAI Properti memberikan kesempatan bagi para karyawan untuk berkontribusi pada pembangunan kota yang berkelanjutan. KAI Properti percaya bahwa dengan menghadirkan individu-individu berbakat ke dalam tim, mereka dapat terus merancang dan mengembangkan proyek-proyek properti yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan bagi komunitas lokal. Informasi lebih lanjut mengenai lowongan kerja yang tersedia dapat diakses melalui situs web resmi KAI Properti, memberikan pelamar akses ke rincian posisi yang tersedia, persyaratan kualifikasi, dan panduan untuk melamar.

Untuk info lebih lanjut bisa klik ini atau ke https://kapm.co.id/karir. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.